PENGHEMATAN DAYA DAN JASA LISTRIK DAN AIR MINUM

Oktober 23, 2008 at 2:14 pm

PENGHEMATAN DAYA LISTRIK

1. Penghematan Energi Sistem Pencahayaan
a.   Tahap perencanaan

  1. Manfaatkan cahaya alami sebaik2nya utk  pencahayaan siang hari
  2. Gun lamp yg efisien
  3. Gun armature yg merefleksikan cahaya sbyk mgkn
  4. Gun kondensator utk lampu fluorescent (TL/Neon)
  5. Hendaknya menggunakan warna yg lbh muda /terang utk dinding
  6. Agar digunakan saklar waktu utk mempermudah pengaturan penyalaan lampu tmn /halaman, teras, sudut koridor ruangan & langit2
  7. Agar digunakan saklar yg lbh byk utk memungkinkan   pengaturan penyalaan sesuai dgn kebutuhan pemakai
  8. Penerangan lampu jgn terlalu tinggi & disesuaikan letaknya dgn objek atau tempat yg hrs diterangi

b.   Tahap pengopersian

  1. Matikan lampu penerangan pd ruangan yg mendpt penerangan matahari/cahaya luar
  2. Penerangan dinyalakan seperlunya, termasuk AC
  3. Padamkan lampu2 listrik apabila ruangan tdk   dipakai
  4. Padamkan lampu yg tdk diperlukan pd siang hari udara cerah
  5. Kurangi penerangan listrik yg berlebih samapai batas2 yg wajar
  6. Dalam mengatur letak alsatri, perabot, brg2 agar diushkan tdk menghalangi msknya cahaya langit ke dlm ruangan
  7. Menyalakan lampu jln/halaman/taman apabila hari bnr2 tlh mulai gelap. Jika mlm  sdh menjelang larut, hendaknya lampu2  tsb dikurangi. Matikan sgr jika hari sdh mulai terang kembali
  8. Pd gedung yg menggunakan AC sentral agar membatasi jam operasi dari pukul 06.00 sd 16.00 Kecuali ada kegiatan lembur
  9. Batasi pemasangan AC split di tiap ruangan apbl tlh tersedia AC sentral
  10. Pd gedung yg menggunakan lift agar membatasi jam operasional lift dari pukul 06.00 sd 16.00. Apabila terpaksa utk kegiatan lembur agar membatasi jmlh Lift yg dioperasionalkan
  11. Upayakan semaksimal mgkn seluruh giat dan pekerjaan dpt selesai pd jam Kerja agar dpt mengurangi jam lembur scr signifikan
  12. Petugas piket & para perwira agar melakukan was scr ketat thd gun listrik di satker msg2

c. Tahap pemeliharaan

  1. Bersihkan secara periodik kaca jendela. kaca jendela yang bersih akan meneruskan cahaya yang lebih banyak.
  2. Bersihkan secara periodik bola lampu/tabung lampu beserta reflektornya. lampu dan reflektor yang kotor dapat mengurangi cahaya sehingga menyebabkan timbulnya keinginan untuk menambah lampu lain yang lebih besar wattnya. ini berarti suatu pemborosan yang sebenarnya tidak perlu terjadi apabila lampu-lampu beserta reflektornya selalu dalam keadaan bersih.

2. Penghematan energi sistem tata Udara.

  1. Gunakan kapasitar AC yang tepat dan efisien.
  2. Matikan AC bila ruangan kosong dalam jangka waktu yang relatif lama.
  3. Gunakan alat pengatur waktu (timer) agar AC beroprasi hanya pada waktu yang diperlukan. Kontrol temperatur dengan termometer.
  4. Sedapat mungkin hindarkan rumah (terutama sisi dinding kamar tidur) terkena terpaan sinar matahari langsung menjelang sore, karena menayebabkan panas terperangkap di dinding dan mengalir ke dalam ruangan tidur sehingga AC tidak cukup di jalankan secara ekonomis.f.
  5. Usahakan agar pintu dan jendela selalu tertutup tetapi sirkulasi udara atetap terjaga baik agar kelembaban cukup rendah.
  6. Pertimbangakan penggunaan fan (kipas angin) bila temperatur di luar cukup dingin.
  7. Pasanglah kontrol kipas angin pada posisi “High” hanya bila diperlukan sirkulasi udara lebih banyak.
  8. Hindari penempatan sesuatu yang menghalangi sirkulasi udara.
  9. Berikan filter AC, koil, kondensator dan sirip AC secara teratur.

3. Penghematan energi listrik pada pompa air

a. Gunakan bak penampungan air (di atas)
b. Gunakan water level control (pelampung)
c. Cegah kebocoran air pada kran dan pipa.
d. Sering pompa bekerja terus menerus padahal tidak ada pemakaian. penyebabnya adalah sebagai berikut.

  1. Rele tekan (pressure switch) tidak bekerja.
  2. Pada instalasi pipa air di dalam bangunan ada yang bocor.
  3. Kran air yang tidak ditutup sempurna atau rusak.4. Penghematan energi listrik pada mesin cuci
  • Menggunakan mesin cuci sesuai dengan kapasitas . Kapasitas yang berlebihan menyebabkan pertambahan perputaran mesin dan menambah beban pemakaian listrik. Kapasitas yang kurang menyebabkan tidak efisien, karena mesin cuci tersebut menggunakan energi yang sama.
  • Penggunaan pengering cucian, diusahakan pada cuaca mendung/hujan. Bila cuaca cerah, sebaiknya dikeringkan dengan sinar matahari (energi alami yang sangat efisien dan tidak mengeluarkan biaya).

5.  Penghematan energi listrik pada lemari es :

a. Pintu lemari es harus selalu tertutup rapat.
b. Karet isolasi pada pintu/kabinet secepatnya diperbaiki apabila rusak, karena dapat menyebabkan   pertukaran kalor dengan udara luar.
c. Isi lemari es harus sesuai dengan kapasitas. isi lemari es yang melebihi kapasitas hingga sesak menyebabkan sirkulasi udara dingin dalam lemari es terhambat.
d. Harus dihindari penempatan bahan makanan/minuman yang masih terlalu panas. jika dirasakan masih terlalu panas didinginkan dahulu di luar dengan udara luar. Usahakan bahan makanan/minuman yang akan dimasukkan dalam lemari es temperaturnya sama dengan udara luar.

e. Penempatan lemari es harus jauh dari sumber panas (kompor, sinar matahari), agar kerja lemari es menjadi efektif dan efisien.

f. Diusahakan lemari es ditempatkan minimal 15 cm dari tembok, karena penempatan yang terlalu rapat akan menghalangi sirkulasi udara ke kondensor.

6. Penghematan energi listrik pada seterika listrik.

a. Mengatur penggunaan tingkat panas yang disesuaikan dengan bahan yang di setrika (sutera, wol, polyster, katun dan sebagainya).
b. membersihkan sisi besi bagian bawah seterika yang bersentuhan langsung dengan kain yang di seterika sehingga konduksi panas berlangsung baik.
c. Menyeterika sekaligus banyak pakaian tidak hanya untuk satu atau dua potong pakaian.
d. Mematikan seterikaan bila akan ditinggal cukup lama.

PENGHEMATAN JASA AIR MINUM

1. Penghematan pada jaringan/instalasi
a. Periksa jariangan/instalasi secara periodik :

1) Bila ada kerusakan atau kebocoran segera perbaiki, walau kebocoran kecil.

2) Apabila perbaikan kebocoran/kerusakan yang terjadi di luar kemampuan perorangan/satuan segera    ajukan ke Komandan atas.

b. Tidak menyalurkan/jarianagn instalasi air ke tempat usaha/komaersil seperti waruang makan, salon, cucian mobil/motor dan sebagainya.
c. Tidak memanfaatkan satu jaringan (meteran) bagi beberapa bangunan KK karena akan sulit pengontrolanya.
d. Periksa kran air setiap saat. Bila ada kerusakan pada kran segera perbaiki/ganti baru. Meneteskan air dapat membuang lebih dari 50 lt sehari.

2. Penghematan pada aktifitas perakantoran dan rumah tangga :

a. Upayakan model mandi dengan menggunakan shower (semprot). model mandi dengan semprot lebih hemat karena tidak perlu ada paroses penggantian air (pengurasan bak mandi) dan tidak ada rembes karena tanpa bak.
b. Mandi dengan bak tidur (bathtub) adalah model mandi yang paling memboroskan air. Hindari model mandi dengan bak tidur (bathtub).
c. Kloset dengan kotak air merupakan sumber pemborosan. Banyak dijumpai kloset dengan kotak air sampai 9 liter untuk sekali guyur. Penghematan dapat dilakukan dengan memasukkan botol/kerikil sehingga volume air berkurang. Lakukan uji coba untuk mengetahui seberapa banyak air yang dibutuhkan untuk menggelontor kloset secara efisien.
d. Gunakan mesin cuci untuk mencuci pakaian sesuai dengan kapasitas yang disediakan. Walaupun pakaian yang di cuci sedikit, air yang di gunakan tetap banyak mesin cuci rata-rata membutuhkan air sampai dengan 50 lt untuk setiap kali putaran padahal proses pencucian terdiri dari 3(tiga) putaran.
e. Mencuci paling tidak menggunakan kran yang mengalir terus menerus. Tampung air pada satu tempat untuk mencuci dan tempat lain untuk membilas.
f. Gunakan air bekas mencuci beras/sayuran untuk menyiram tanaman.
g. Taampung dan gunakan air hujan untuk menyiram tanaman atau halaman.
h. Saat mencuci kendaraan upayakan tidak menggunakan selang air tetapi cukup dilap saja. Pencucian kendaraan secara total dilakukan hanya pada saat kendaraan sedang kotor/berlumpur.
i. Menyiram tanaman menggunakan alat penyiram tanaman/ember. Menyiram tanaman memakai selang dengan aliran yang kencang akan sangat boros karena kita cenderung menyiram berlama-lama sambil menikmati suasananya.
j. Cegah terjadinya rembesan pada bak kamar mandi.
k. Jangan mengisi bak secara berlebihan sampai tumpah.
l. Matikan kran pada saat meninggalkan rumah dan malam hari.
m. Uapayakan semaksimal mungkin seluruh kegiatan dan pekerajaan dapat selesai pada jam akerja agar dapat mengurangi jam lembur secara signifikan.
n. Jelaskan kepada seluruh anggota dan keluarga untuk menghemat penggunaan air setiap saat.

Entry filed under: Berita Terkini. Tags: .

Tahap Perencanaan Tutorial Merakit Komputer


Kalender

Oktober 2008
S S R K J S M
« Agu   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Most Recent Posts


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.