Archive for Agustus, 2008
Tahap Perencanaan
Sisinfokes melakukan perencanaan sebagai berikut :
a. Identifikasi Kebutuhan Informasi
Tingkat Ditkesad, antara lain : informasi pangkalan, informasi matkes, informasi yankes, informasi dukkes, informasi personel.
b. Identifikasi Kebutuhan Teknologi Informasi
Tingkat Ditkesad, antara lain :
Perencanaan di bidang :
1) Perangkat keras terdiri dari kebutuhan komputer untuk workstation di tiap-tiap unit kerja, komputer server untuk pangkalan data dan printer.
2) Perangkat lunak yaitu paket software dan perangkat lunak yang dibuat sesuai kebutuhan pengguna berbentuk aplikasi.
c. Identifikasi Kebutuhan Manajemen Informasi
Dilakukan pada semua tingkatan Sisinfokes, yaitu perencanaan kebutuhan personel selaku pelaksana teknis tentang informasi dan teknologi, operator yang memasukkan data dan personel yang menentukan tersedianya data dari unit kerja di satuan.
d. Identifikasi Kebutuhan Sarana Penunjang
Kebutuhan sarana penunjang yang dimaksud adalah ruangan sebagai tempat pangkalan data, daya listrik untuk pangkalan data dan sarana telekomunikasi untuk komunikasi data.
Pembangunan LAN/WAN
a) Menentukan letak komputer-komputer workstation yang akan dihubungkan pada LAN/WAN.
b) Menentukan letak switching bagi komputer workstation.
c) Menentukan letak switching distribusi.
d) Memasang connector RJ 45 pada kabel.
e) Memasang jalur kabel dari komputer ke switching pengguna.
f) Memasang jalur kabel dari switching pengguna ke switching distributor.
g) Memasang jalur kabel dari switching distributor ke computer server.
h) Mengatur nama domain/workgroup pada computer server dan komputer workstation.
i) Mengatur alamat Internet Protocol (IP address) pada pada komputer server dan komputer workstation.
j) Memeriksa hasil koneksi pada komputer workstation ke komputer server.
Tahap Persiapan
Setelah melaksanakan identifikasi kebutuhan pada tahapperencanaan, masing-masing tingkatan organisasi Sisinfokes melakukan persiapandengan kegiatan sebagai berikut :
a. Persiapan Kebutuhan Informasi
Disiapkan data dari formulir pelaporan sesuai kebutuhan masing-masing tingkatan organisasi Sisinfokes sebagai dasar penyusunan aplikasi database.
b. Penguatan Teknologi Informasi
Penguatan teknologi informasi merupakan pengembangan perangkat keras, pengembangan perangkat lunak dan pengembangan infrastruktur jaringan yang berada di satuan, dengan kegiatan sebagai berikut :
1) Penguatan perangkat keras
Menambah jumlah komputer sesuaijumlah unit kerja yang berkepentingan melakukan pengumpulan data,menentukan dan meningkatkan spesifikasi teknis komputer workstation dan komputer server seperti penambahan memori fisik, mengganti jenis harddisk, membuat standardisasi printer untuk memudahkan pemeliharaan. Penguatan perangkat keras pada pangkalan data yaitu menyiapkan sejumlah komputer server sesuai kebutuhan aplikasi database yang digunakan.
2) Penguatan perangkat lunak
Menyiapkan koleksi perangkat lunak bentuk jadi yang terdiri darisistem operasi, perangkat lunak perkantoran, perangkat lunak antivirus, perangkat lunak design web dan perangkat lunak pengendali perangkat keras untuk digunakan pada operasional dan pada saat terjadi kerusakan sistem di perangkat keras. Penguatan perangkat lunak berbentuk aplikasi database dilakukan dengan koordinasi ke satuan samping , satuan atas atau menghubungi pihak ketiga untuk penyediaan aplikasi database yang dibutuhkan.
Persyaratan Komponen
Sistem informasi memiliki komponen yang berkaitan
yaitu data, proses dan fungsi, teknologi, personel, waktu, dan motivasi.
a. Data
Data harus akurat, ”up to date” dan dapat dipercaya/
dipertanggungjawabkan karena data merupakan bahan dasar dari informasi dan
pengetahuan yang dipergunakan bagi personel (manajemen) untuk mengambil
keputusan. Di dalam sistem informasi, manajemen data akan sangat berkaitan
dengan arsitektur database yang akan dirancang, dikembangkan dan diterapkan.
b. Proses dan Fungsi
Proses dan Fungsi pada penyelenggaraan
sisinfokes dalam pengolahan data harus saling terintegrasi satu sama lain. Proses
dan fungsi berkaitan dengan alur aktivitas yang terjadi baik yang bersifat utama,
(core process) maupun yang berfungsi sebagai aktivitas penunjang (supporting
activities). Sifat proses di dalam organisasi adalah lintas fungsi(cross functional)
sehingga apapun bentuk sistem informasi yang akan dipakai (seperti sistem
informasi Apotik, sistem informasi Rekam Medik, sistem informasi Personel, sistem
informasi Pergudangan, sistem informasi Keuangan dan lain-lain) harus saling
terintegrasi satu dan lainnya. Komponen proses dan fungsi di dalam sebuah
organisasi akan sangat berkaitan dengan arsitektur aplikasi dan perangkat lunak
yang dikembangkan dan diterapkan.
c. Teknologi
Teknologi pendukung Sisinfokes harus sesuai
perkembangan Ilpektek di bidang sistem informasi dan kemampuan dukungan
anggaran negara yang dialokasikan kepada satuan jajaran Kesad. Teknologi
diartikan sebagai alat bantu manajemen dalam proses pengelolaan sumber daya di
dalam organisasi. Dalam kaitannya dengan sistem informasi, alat bantu yang
dimaksud adalah teknologi informasi yang merupakan gabungan dari teknologi
komputer dan telekomunikasi. Hal-hal semacam komputer, jaringan, infrastruktur
telekomunikasi, internet dan lain sebagainya termasuk dalam kategori ini.
d. Personel
Personel pendukung harus mempunyai kemampuan,
kualifikasi, dan atau pengalaman di bidang teknologi informasi. Kemampuan
personel merupakan kemampuan yang dimiliki oleh personel yang berkepentingan
(stakeholders) di dalam sistem informasi. Personel tersebut tidak saja berperan
sebagai pengguna (user), tetapi lebih jauh lagi sebagai pemelihara dan
pengembang sistem.
e. Waktu
Input, proses, output data harus dilakukan tepat waktu.
Ketepatan waktu akan menjadi suatu aspek yang sangat menentukan sehubungan
dengan kinerja sebuah sistem informasi. Pada dasarnya teknologi informasi
diciptakan untuk menghapus dan menembus batas-batas ruang dan waktu (space
and time). Konsep ”time is money” sangat berpengaruh di dalam penerapan sistem
informasi.
f. Motivasi
Motivasi merupakan komponen terakhir yang pada dasarnya
mengilustrasikan pertimbangan mengapa sistem informasi terkait perlu dikembangkan (berkaitan pula dengan output yang diharapkan).